Cara Kerja Pijat Refleksi Berdasarkan Teori Para Ahli

Diposting pada

Pijat refleksi laki

Kita pasti sudah tak asing lagi dengan pijat refleksi kaki. Terapi dengan melakukan pemijatan terukur pada telapak kaki yang memiliki segudang manfaat untuk pengobatan dan menjaga kebugaran tubuh bagi yang rutin menjalaninya.

Namun tahukah anda cara kerja pijat refleksi sehingga bisa digunakan untuk terapi pengobatan dan penyembuhan dari berbagai macam penyakit…? Jika anda penasaran dan ingin mengetahuinya, maka anda berada ditempat yang tepat, karena disini saya akan mencoba untuk mengupas tentang bagaimana pijat refleksi dapat membantu mengembalikan kondisi tubuh yang mengalami gangguan kesehatan.

Mungkin sebagian orang bertanya-tanya, bagaimana bisa yang sedang mengalami sakit di kepala sedangkan yang dipijat telapak kaki atau telapak tangan, sebenarnya apa hubungannya dan cara kerjanya bagaimana sehingga bisa digunakan untuk mengobati sakit kepala.

Terapi pijat refleksi pada telapak kaki

Oleh sebab itu, disini saya akan coba rangkum tentang cara karja pijat refleksi dari para ahli dibidang refleksiolagi. Mudah-mudahan dengan artikel ini bisa menjawab pertanyaan anda dan menambah wawasan tentang ilmu terapi refleksi.

Cara kerja pijat refleksi

Pijat refleksi sendiri merupakan salah satu metode terapi holistik yang memiliki fungsi utama untuk menjaga keseimbangan tubuh dan membantu memperbaiki kemampuan alami tubuh untuk melakukan penyembuhan mandiri. Hal itu juga akan membatu kinerja organ didalam tubuh kita untuk kembali pada keadaan normal dan harmonis.

Dalam hal ini ada beberapa teori yang diyakini oleh banyak ahli refleksiologi tentang cara kerja terapi pijat refleksi, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pijat refleksi bekerja dengan sistem syaraf pusat

Teori tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Henry Head dan Charles Sherrington pada tahun 1890. Menurut penelitian mereka menyatakan bahwa ada hubungan neurologis antara kulit dengan organ dalam tubuh.

Cara kerja pijat refleksi untuk mengobati berbagai penyakit

Menurut teori tersebut, dengan melakukan pijat refleksi akan memberikan sinyal ke seluruh sistem syaraf sehingga membantu tubuh kita untuk menyesuaikan diri dan menurunkan tingkat ketegangan. Hal itu akan merelaksasi organ tubuh secara keseluruhan dan mengoptimalkan kinerjanya, melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Meredakan rasa sakit dengan mengatasi stres

Teori selanjutnya adalah mengenai fungsi pijat refleksi untuk meredakan rasa sakit yakni dengan mengurangi tingkat ketegangan dan stres. Stres sendiri merupakan faktor yang sangat besar dalam memperburuk masalah kesehatan dan membuat energi terhambat didalam tubuh kita.

Terapi pijat refleksi stres akan membantu mengurangi ketegangan yang dialami sehingga energi tubuh dapat mengalir dengan lancar. Hal itu memungkinkan tubuh kita untuk mencapai tingkat keseimbangan sehingga mampu untuk mengatasi masalah kesehatan dan rasa sakit yang dialami.

Selain itu pijat refleksi juga akan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan merelaksasi tubuh sehingga dengan lancarnya peredaran darah akan membawa nutrisi dan oksigen yang diperlukan oleh tubuh untuk regenerasi sel yang rusak.

Pijat refleksi membuat energi vital mengalir lancar

Menurut ahli refleksiologi bahwasanya tubuh kita memiliki energi vital yang bisa saja mengalami hambatan karena berbagai hal, diantaranya yang paling dominan menghambat energi ini adalah stres yang tak ditangani dengan baik.

Jika stres terus berlanjut dan tak ditangani dengan baik, hal itu akan menyebabkan energi vital seperti terkurung yang pada gilirannya akan membuat kinerja tubuh tidak efisien lagi sehingga bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit lain.

Aktifkan energi vital dengan pijat refleksi

Dengan melakukan terapi pijat refleksi secara teratur, hal itu akan membantu mengurangi ketegangan dan stres yang membawa dampak positif terhadap energi vital yang akan terus mengalir dengan lancar sehingga kesehatan tubuh akan tetap terjaga.

Teori terapi zona

Teori zona terapi ini pertama kali di perkenalkan oleh Dr. William Fitzgerald pada tahun 1917 yang kemudian banyak diterapkan oleh para dokter ahli osteopati dan fisioterapi dari amerika dan eropa. Menurut pengakuan merekan bahwasanya terapi zona memberikan efek positif terhadap penyembuhan pasien dan mengurangi rasa sakit.

Kemudian Eunice Ingham menyempurnakan terapi zona dengan memetakan letak titik pijat refleksi dimana organ-organ vital tubuh kita memiliki letak ujung syarafnya pada telapak kaki dan tangan dimana jika diberikan rangsangan pada titik tersebut akan memperbaki kinerja organ yang bersangkutan, memperlancar peredaran darah dan energi vital pada organ sehingga mampu membantu proses penyembuhan.

Berdasarkan beberapa teori tersebut para ahli pijat refleksi memperkenalkan kepada kita bagaimana pijat refleksi mampu membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Terlepas dari benar tidaknya teori cara kerja pijat refleksi tersebut, yang pasti sejarah pijat refleksi telah membuktikan betapa terapi ini telah teruji selama berabad-abad dan telah banyak membantu masalah kesehatan ribuan orang yang menggunakannya.

Gambar Gravatar
Founder refleksio.com seorang pemerhati dunia kesehatan kontemporer sekaligus praktisi metode pengobatan klasik dan thibbun nabawi sejak tahun 2004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *